Catatan dari Klien
Yang mereka rasakan setelah bukunya rapi
Dari toko bahan bangunan sampai perusahaan jasa — begini cerita klien kami setelah pembukuan dan pajak berjalan tertata.
Testimoni
Langsung dari klien kami
"Dulu saya baru sadar telat lapor PPN setelah dapat surat teguran. Sekarang semua pengingat datang duluan sebelum tanggal jatuh tempo."
"Laporan bulanan yang saya terima sekarang benar-benar bisa saya baca. Saya jadi tahu produk mana yang sebenarnya untung."
"Proses pendirian PT dan pengurusan NPWP badan yang biasanya bikin pusing, selesai dalam hitungan minggu tanpa saya bolak-balik kantor."
"Saya sempat ragu pindah dari staf internal ke jasa luar. Ternyata laporannya justru lebih rapi dan tepat waktu dibanding sebelumnya."
"Sesi tinjauan kuartalan benar-benar membantu saya memutuskan kapan waktu yang tepat untuk buka cabang kedua."
"Payroll karyawan yang tadinya saya kerjakan manual tiap bulan, sekarang selesai tanpa saya pusingkan lagi."
Cakupan Klien
Industri yang kami layani
Ritel & Perdagangan
Toko fisik, distributor, dan usaha grosir dengan volume transaksi harian tinggi.
Makanan & Minuman
Restoran, kafe, dan usaha katering dari skala rumahan hingga multi-outlet.
Jasa Profesional
Konsultan, agensi kreatif, dan penyedia jasa B2B dengan struktur biaya proyek.
Klinik & Kesehatan
Klinik kecantikan, praktik dokter, dan usaha kesehatan skala kecil-menengah.
Manufaktur Kecil
Usaha produksi rumahan hingga pabrik skala kecil dengan kebutuhan payroll rutin.
E-commerce
Penjual daring lintas platform yang butuh rekonsiliasi banyak kanal pembayaran.
Studi Kasus
Contoh hasil kerja sama
Toko bahan bangunan dengan pembukuan manual di buku catatan, sering telat lapor PPN dan pernah kena surat teguran.
Pembukuan digital berjalan rutin, seluruh kewajiban PPN dan PPh Final lapor tepat waktu dengan pengingat otomatis.
Usaha F&B dengan tiga outlet, tidak tahu outlet mana yang sebenarnya menguntungkan karena laporan tercampur.
Laporan laba rugi dipisah per outlet, pemilik bisa mengambil keputusan menutup satu outlet yang merugi secara konsisten.
Perusahaan jasa yang ingin naik status jadi PT namun belum tahu proses dan dokumen yang diperlukan.
PT resmi berdiri dengan NPWP badan aktif, sekaligus sistem pembukuan korporat mulai berjalan dari bulan pertama.